BANGKA – Dalam upaya mewujudkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tepat sasaran dan berkelanjutan, PT Surveyor Indonesia menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) terkait Kajian Social Mapping (Pemetaan Sosial) di Desa Rebo pada Selasa, 27 Januari 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini dihadiri oleh perwakilan manajemen PT Surveyor Indonesia, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta kelompok pemuda dan wanita setempat.
Tujuan utama dari FGD ini adalah untuk memvalidasi data lapangan serta menggali potensi maupun tantangan yang ada di Desa Rebo. Melalui kajian social mapping ini, PT Surveyor Indonesia berkomitmen untuk:
"Kami tidak ingin memberikan bantuan yang sifatnya sementara. Dengan kajian ini, kami ingin memastikan setiap program pemberdayaan di Desa Rebo memiliki dampak jangka panjang yang terukur," ujar perwakilan dari PT Surveyor Indonesia di sela-sela diskusi.
Diskusi berlangsung interaktif, di mana warga secara terbuka menyampaikan aspirasi terkait pengembangan sektor pariwisata lokal dan penguatan UMKM desa. Data yang terkumpul dalam FGD ini nantinya akan diolah menjadi dokumen strategis sebagai acuan implementasi program pengembangan masyarakat di masa mendatang.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif demi kemajuan Desa Rebo.