SUNGAILIAT, 5 April 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Desa Rebo saat ribuan peziarah melaksanakan tradisi tahunan Cheng Beng (Sembahyang Kubur). Untuk memastikan kelancaran prosesi adat tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Rebo, Brigpol M. Genza Anggrawan, S.H, terjun langsung ke lapangan guna memantau situasi dan melakukan pengamanan di titik-titik keramaian.
Pak Genza terlihat berjaga di area pemakaman warga Tionghoa sejak pagi buta. Mengingat volume kendaraan yang meningkat dari para peziarah yang datang dari luar daerah, peran Bhabinkamtibmas menjadi krusial dalam mengatur arus lalu lintas serta mencegah potensi gangguan keamanan.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya soal keamanan fisik, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya di Desa Rebo.
"Tugas kami adalah memastikan setiap warga dapat menjalankan tradisinya dengan tenang dan nyaman. Toleransi di Desa Rebo sangat kuat, dan kami di sini untuk menjaga agar harmoni tersebut tetap terjaga," ujar Pak Genza di sela-sela kegiatannya.
Aksi sigap Pak Genza ini sejalan dengan semangat kolaborasi yang sebelumnya dibangun melalui sosialisasi PROKLIM oleh YKAN. Keamanan yang kondusif merupakan modal utama bagi warga Desa Rebo untuk terus menjalankan aksi adaptasi lingkungan maupun pelestarian tradisi leluhur secara berkesinambungan.
Hingga sore hari, pelaksanaan Cheng Beng di Desa Rebo dilaporkan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan.